<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-21782346</id><updated>2011-04-21T13:33:05.206-07:00</updated><title type='text'>Sarana Perkenalan dan Persahabatan</title><subtitle type='html'>Selamat Datang , mari kita gunakan kesempatan kita untuk mengisinya dengan pengalaman dan tukar informasi dibidang pekerjaan, teknologi informasi, dan masalah masalah fikrah masing masing.  untuk teman teman SMA dapat Login Dengan id sahabat_jiwa86 dan paswordnya Guru Akuntansi Kita Yakni Aba .......</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasenja.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21782346/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasenja.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Keren_Keren_banget</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16160024606886843457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>5</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21782346.post-113886269728341511</id><published>2006-02-01T22:23:00.000-08:00</published><updated>2006-02-14T08:48:43.296-08:00</updated><title type='text'>Terpejam mataku sejenak</title><content type='html'>waktu itu Aku terlahir kedunia ini dengantangisan entah bahagia atu tidak yang jelas aku menangis dan meronta begitu kencangnya kemudian terdiam sejenak. kulihat wajah ibuku yang begitu indah dengan wajah yang sayu dan suci dan  terlihat kedamaina diwajahnya akupun membalas senyum ibuku. kemudian kulihat sosok ayahku  memandangiku dengan begitu gagahnya didepanku dan diapun melontarkan senyum yang tulus padaku dan disambut dengan elusan hangat kurasa ditelapak tangan kasihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemudia aku berfikir sejenak sambil menatap kedua orangtuaku. Apakah aku anak satu-satunya yang terlahir kedunia ini atau masih banyak yang belum kuketahui …dan akhirnya kulihat beberapa sosok yang tak kukenal dan mereka mirip sekali dengan ayahku dan ibuku, oow mereka adalah kakak-kakaku..dan aku sadar ternyata aku bukan anak satu-satunya yang mereka lahirkan. masih banyak  kaka-kakaku yang belum kulihat…ternyata aku adalah anak dari sembilan bersaudara dan akulah anak yang terlahir kedunia ini dan mengakhiri kelahiran selanjutnya, pikirku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terlahir sebagai manusia yang sangat sempurna dan tak ada cacat sedikitpun dalam tubuhku kecuali aku sendiri yang membuat cacat tubuhku ini&lt;br /&gt;benar pikirku sewaktu aku dilahirkan masa kecil memang masa menyebalkan buat orang dewasa sepertiku dan aku adalah anak kecil yang susah diatur sehingga  banyak bekas luka dalam tubuhku karena aku adalah anak yang paling aktif dan tak pernah diam sampai-sampai ibuku pun kewalahan mengurusiku, beruntung sekali ibuku mempunya anak selain aku dan mereka yang megasuhku..tapi yang kurasakan tak ada kasih sayang yang kudapatkan dari kakaku karena kakaku tak ada seorangpun wanita yang bisa mengurusku semuanya laki-laki, hanya ada satu kaka perempuanku tetapi dia telah pergi jauh bersama suaminya dan aku besar oleh ibuku  sendiri..kata orang aku tak bisa lepas dari ibuku kemanapun ia pergi aku selalu mengikutinya meskipun hanya sebentar…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kebiasaanku sewaktu kecil aku suka saat ibuku menceritakan sesuatu yang membuatku tertidur yaitu bercerita 'sikadangkuya dan sikadang monyet' dan yang aku rasakan sampai sekarang, jika kutidur kuminta ibuku untuk mengelus rambutku ‘saliksik’ sampai aku pulas dalam tidur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku sadari ibuku tak pernah memanjakanku dan aku rasakan sewaktu kecil aku selalu kekurangan, tak seperti anak yang lain. Ayahkupun tak pernah memanjakanku, pernah suatu waktu aku menangis merengek minta uang pada ayahku hanya untuk jajan, maklumlah waktu masih kecil suka sekali yang namanya jajan tapi ayahku berbeda setiap aku meminta uang untuk jajan aku selalu dimarahi karena ayahku selalu bilang ..'buat apa jajan, karena dirumah juga banyak makanan , makanlah dirumah yang banyak biar gak jajan..', namanya juga anak kecil meski banyak makanan dirunah pasti ada saja yang mau dibeli. Yah memang masa kecil yang indah dan bahagia yang jelas kurasakan masa kecil itu indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mulai berfikir usia 12 tahun dan waktu itu aku masih duduk di kelas SD, aku terbiasa untuk tidak manja dan selalu membantu orang tua, aku tak biasa mencuci bajuku sendiri pada ibuku, aku sendiri yang mencuci malah kadang aku membantu ibuku mencuci piring dan menyapu, bersihkan rumah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian aku masuk di bangku SLTP aku masuk ke MTS karena keluargaku tak ada satupun yang sekolah di SMP karena tidak ada pelajaran keagaan, yah maklum karena aku dari keluarga yang baik he..he.. bapaku adalah sesosok guru MI ‘madrasah Ibtidaiyah’ dan bapakku adalah tokoh masyarakat yang dilihat oleh semua orang dan kudengan semua orang memanggil bapaku ustad. Semenjak aku duduk di MTS aku mulai berubah soal pergaulan dan tingkah laku, aku mulai jarang main bersama teman-temanku &lt;br /&gt;aku sering menghabiskan waktuku dirumah seorang diri dan kadang aku habiskan dengan kegiatan yang lumayan untuk dinikmati. Disekolahpun aku tak begitu banyak tingkah karena pikirku aku tak bisa mengikuti &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bersambung aje yah cape nulisnya terlalu banyak cerita......he...he&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siippp boos &lt;br /&gt;di tunggu karya selanjutnya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21782346-113886269728341511?l=mutiarasenja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasenja.blogspot.com/feeds/113886269728341511/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21782346&amp;postID=113886269728341511' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21782346/posts/default/113886269728341511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21782346/posts/default/113886269728341511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasenja.blogspot.com/2006/02/terpejam-mataku-sejenak.html' title='Terpejam mataku sejenak'/><author><name>Keren_Keren_banget</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16160024606886843457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21782346.post-113884060033061703</id><published>2006-02-01T16:28:00.000-08:00</published><updated>2006-02-01T17:53:53.733-08:00</updated><title type='text'>Untuk TEman dan Sahabat SMA, CHAT</title><content type='html'>hari hari silih berganti dan seiring waktu dan kesibukan kita, maka tak selamanya persahabatan itu akan bertahan dan terus bersama.  menyakitkan memang jika terjadi perpisahan.  tapi itulah hidup, ada susah ada senang, ada gembira ada berduka, ada malam ada siang, ada pertemuan ada perpisahan, ada matahari ada rembulan.  dunia memang diciptakan berpasangan. ada ikhwan ada akhwat ada istri ada suami, ada ibu ada ayah dan tak akan mungkin jika ada suami tapi tak ada istri.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sementara waktu yang terus berjalan aku tak ingin kita terpisah dan tak ada komunikasi lagi.  semoga  ini menjadi sarana yang dapat mendekatkan ki ta satu sama lain.  tulisan bebas asal sopan. untuk yang bagus nanti akan di posting di tempat tersendiri.  yang namanya masih mencari dan belum dapat untuk yang bisa memberikan nama blog yang bagus silahkan email ke sahabat_jiwa86@yahoo.com atau bisa juga dengan posting &lt;a href="http://www.blogger.com"&gt;disini&lt;/a&gt; dan untuk loginnya menggunakan id sahabat_jiwa05 dengan paswordnya &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;001001&lt;/span&gt;  dan kalau ada yang bisa membuat blog ini lebih antik dan canggih sangat diharapkan partisipasinya.  sekjiranya cukup sekian dulu dan wassalamualaikum.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada beberapa link yang bagus untuk di baca yakni &lt;br /&gt;www.ukhuwah.or.id&lt;br /&gt;www.perpustakaan-islam.com&lt;br /&gt;www.assunnah.or.id&lt;br /&gt;www.almanhaj.or.id &lt;br /&gt;www.eramuslim.com&lt;br /&gt;www.eramuslim.net&lt;br /&gt;www.al-ikhwan.net&lt;br /&gt;www.al-islam.com&lt;br /&gt;www.myquran.org&lt;br /&gt;www.islamuda.com&lt;br /&gt;http://www.ar-e.cjb.net/&lt;br /&gt;http://www.dakwah-fk.com/&lt;br /&gt;dan disitus &lt;a href="http://www.asysyariah.com/syariah.php?menu=detil&amp;id_online=303"&gt;ini&lt;/a&gt; saya sempat terdiam apakah benar seperti ini.  sedangkan kita tahu bahwa salafi mengharamkan apa  yang bernama politik.  bagi mereka sistem pemerintahan adalah islam dan Al-Qur'an yang mengambil pemikiran pemerintahan khulafaur rasyidin.  menurut mereka partai politik adalah haram (pernah terbit buku haramnya sistem demokrasi pada tahun 1998 saat terjadi reformasi)  jadi sekarang kita harus menganut manhaj apa.  jika semua tidak sesuai dengan kondisi lingkungan kita sementara islam sendiri adalah  rahmat bagi sekalian alam. jadi bagaimanakah kita akan merubah sistem pemerintahan kita menjadi sistem islam jika kita sendiri tidak pernah masuk ke dalam sistem itu sendiri ibaratkan komputer yang awalnya adalah windows dan kita memakai windows bajakan dan untuk mengganti operating systemnya menjadi linuk misalnya maka kita harus masuk dan tahu tentang system operasi itu sendiri.  jika seperti ini manakah aliran yang akan kita ikuti, jika LDII adalah sesat sedangkan NU dikatakan sebagai aliran yang banyak ke syiriknya (aliran kepercayaan yang masih kuat) dan Muhammadiyah yang bagus namun kurang bisa diterima di masyarakat kita yang mayoritas NU.  sementara ahmadiyah telah di klaim sesat oleh MUI apalagi LIA EDEN dengan alirannya SALAMULLAH YANG MEnggelikan hati kita.  Sementara Muhammadiyah kita masih ragu akan keabsahannya apalagi yang bernama islam liberal. yang jelas sangat menjauh dari akidah islam.  di tunggu sharringgnya atas masalah ini&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21782346-113884060033061703?l=mutiarasenja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasenja.blogspot.com/feeds/113884060033061703/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21782346&amp;postID=113884060033061703' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21782346/posts/default/113884060033061703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21782346/posts/default/113884060033061703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasenja.blogspot.com/2006/02/untuk-teman-dan-sahabat-sma-chat.html' title='Untuk TEman dan Sahabat SMA, CHAT'/><author><name>Keren_Keren_banget</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16160024606886843457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21782346.post-113878365064312248</id><published>2006-02-01T00:46:00.000-08:00</published><updated>2006-02-01T00:50:33.550-08:00</updated><title type='text'>MenaTa HaTi_selaksa ReMBuLan</title><content type='html'>Musholla itu penuh sesak. Aroma tak sedap tercium dari pinggir ruangan. Karpetnya compang-camping dan kumal, entah kapan terakhir dibersihkan. Kipas angin yang usang dan sekarat, ditambah sempitnya ruangan tak berventilasi itu, membuat para musafir tidak nyaman di dalamnya. Kekhusu’an jamaah shalat semakin terganggu oleh bisingnya suara mobil dan motor. Seperti layaknya tempat sholat di mall atau plaza lainnya, musholla itu terletak di basement, berdempetan dengan lapangan parkir. Kepulan asap dan partikulat dari knalpot kendaraan yang keluar masuk parkir menjelma menjadi pengharum ruangan tersebut, menambah lengkap ‘paket hemat’ bagi ritual ibadah disana. &lt;br /&gt;Begitulah nuansa ala kadarnya yang disajikan pemilik mall bagi pengunjung di musholla sebuah pusat perbelanjaan mewah di Jakata.. Tidak ada yang mempermasalahkan, walaupun semestinya ruangan tersebut tidak layak pakai. Biarlah sempit biarlah bising, lengkap dengan nuansa keprihatinan di dalamnya. Sepertinya tak ada lagi tempat yang pantas untuk beribadah selain ruangan tak terawat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, tepat satu lantai diatasnya, ribuan pengunjung menghabiskan waktu - dengan berbelanja atau sekedar cuci mata - disamping etalase mewah dengan tata letak yang nyaris sempurna. Mungkin itulah nasib musholla di pusat-pusat perekonomian kita. Musholla hanya milik kalangan pekerja berseragam; satpam, pelayan toko atau petugas kebersihan. Sementara di gedung yang sama berseliweran pria berjas-berdasi dan wanita berdandan rapi. Entah dimana mereka sholat -dengan asumsi mereka masih mendirikannya-, yang jelas sulit mencari mereka di musholla terlantar tadi.&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;Tapi apa betul, kenyamanan yang menjadi alasan. Percaya atau tidak, masjid-masjid besar yang sangat megah dan nyaman pun jamaahnya didominasi kalangan bawah. Tukang asongan, petugas kebersihan, dan sebagian mahasiswa kos-kos-an yang harap-harap cemas menunggu wesel kiriman. Sementara kaum berada akan datang ketempat beribadah di saat ada hajatan sosal, kenduri megah atau shalat tahunan (hari raya).&lt;br /&gt;Mungkin menarik untuk men-survei hubungan antara tingkat kesejahteraan dengan dengan keshalehan. Membandingkan tingkat ketaatan dengan kualitas kehidupan. Kemakmuran kehidupan dunia, seperti menyeret anak manusia menjauh dari masjid dan musholla. Akibatnya, seperti di mall tadi, musholla hanya milik kelas bawah.&lt;br /&gt;Nasehat agar tetap tunduk-patuh disaat masa senang sudah di kumandangkan Rasulullah, jauh sebelum mall dan plaza dibangun, “Ingatlah Allah di saat engkau dalam kesenangan, niscaya Dia akan mengenalimu dalam kesusahan” (HR Ahmad). Menjadi taat, saat musibah datang menampar wajah sombong kita, tentu tidak terlalu sulit. Ketika kesulitan menghampiri, tiba-tiba sensitivitas spiritual kita sebagai insan membaik. Saat rasa sakit memaku kita ditempat tidur, akses untuk bermaksiat menjadi sangat terbatas. Kala kegagalan membuat kita tersungkur, ughhh...untuk mengangkat wajah saja sulit. Nyaris tak ada fasilitas untuk unjuk kebolehan dan tak ada yang bisa dipamerkan. Atau saat hadir hajat/keinginan penting menguasai pikiran, yang memaksa kita untuk bersujud, hati akan dipenuhi kuntum-kuntum munajat dan berharap anugerah tercurah dari langit. Ingin berbuat maksiat? Uppss...Tahan dulu, setidaknya sampai doa-doa tersebut dikabulkan.&lt;br /&gt;Tapi, ketika kesulitan itu ditarik, saat munajat itu dikabulkan, manusia kembali lupa dan cenderung lalai. Al Qur’an menyindir kita yang beribadah bak berdagang, ''Dan apabila manusia ditimpa bahaya, dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk, atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat) seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk bahaya yang telah menimpanya'' [Yunus (10): 12]. Beberapa Ayat Al Qur’an senada mengingatkan hal ini: [An Nahl (16): 53-54], [Ar Ruum (30): 33], dan [Az Zumar (39): 8 &amp; 49].&lt;br /&gt;“Dan apa saja ni'mat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya), dan bila kamu ditimpa oleh kemudharatan, maka hanya kepada-Nya-lah kamu meminta pertolongan. Kemudian apabila Dia telah menghilangkan kemudharatan itu dari pada kamu, tiba-tiba sebahagian dari pada kamu mempersekutukan Tuhannya dengan (yang lain)” [An Nahl (16): 53-54].&lt;br /&gt;“Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan ni'mat-Nya kepadanya lupalah dia akan kemudharatan yang pernah dia berdo'a untuk sebelum itu, dan dia meng-ada-adakan sekutu-sekutu bagi Allah untuk menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya” [Ar Ruum (30): 33].&lt;br /&gt;Padahal, “siapakah yang mengabulkan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilang¬kan kesu¬sah¬an?” [An Naml (27): 62]. Dialah Allah, Rabb Yang menguasai segenap makhluk-Nya. Namun, lagi-lagi ego membisik angkuh, “Sesungguhnya aku diberi ni'mat itu hanyalah karena kepintaranku" [Az Zumar (39): 49].&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;Fluktuasi taat-maksiat sangat pas tergambar di lautan. Manusia sebagai makhluk yang cerdas, sangat peduli dengan keselamatannya. Laut adalah tempat dimana manusia mempertaruhkan keselamatannya. Ketika daratan menghilang dari pandangan, rasa tidak aman timbul. Ketika gelombangnya mulai mengaduk-aduk isi perut dan rasa mual -mabuk laut- menyekat kerongkongan, taat spontan muncul. Apabila diayun ombak yang besar seperti gunung, tak ada pilihan selain memurnikan ketaatan [Luqman (32): 31]. Atau pada saat Tsunami melumat daratan yang dilewatinya, ketertundukan kepada Sang Penguasa semesta hadir cuma-cuma. Dan permohonan pun melantun tulus:&lt;br /&gt;"Sesungguhnya jika Engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur" [Yunus (10) : 22].&lt;br /&gt;Namun, saat sampan akhirnya merapat ke daratan, saat bahaya itu ditarik; serta-merta janji tinggal janji, kesombongan kembali bertengger di dalam hati; “Dan apabila kamu ditimpa bahaya di lautan, niscaya hilanglah siapa yang kamu seru kecuali Dia, Maka tatkala Dia menyelamatkan kamu ke daratan, kamu berpaling. Dan manusia adalah selalu tidak berterima kasih” [Al Isra (17): 67]. Fenomena ini berulangkali diingatkan dalam Al Qur’an; termasuk di Al An’am (6): 63-64 dan [Al Ankabuut (29): 65)]&lt;br /&gt;Semoga setiap ni’mat, kesenangan dan kemudahan duniawi yang kita peroleh memacu diri untuk mendukung syiar dien-Nya. Agar rintihan kita disaat sulit dikenali malaikat-Nya, sebagaimana untaian dzikir dan syukur kita disaat senang.&lt;br /&gt;Katakanlah: "Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut, yang kamu berdoa kepada-Nya dengan berendah diri dan dengan suara yang lembut (dengan mengatakan): “Sesungguhnya jika Dia menyelamatkan kami dari (bencana) ini, tentu kami menjadi orang-orang yang bersyukur””&lt;br /&gt;Katakanlah: "Allah menyelamatkan kamu dari bencana itu dan dari segala macam kesusahan, kemudian kamu kembali mempersekutukan-Nya." [Al An’am (6): 63-64]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latf_al_fatih Nu Hebat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21782346-113878365064312248?l=mutiarasenja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasenja.blogspot.com/feeds/113878365064312248/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21782346&amp;postID=113878365064312248' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21782346/posts/default/113878365064312248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21782346/posts/default/113878365064312248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasenja.blogspot.com/2006/02/menata-hatiselaksa-rembulan.html' title='MenaTa HaTi_selaksa ReMBuLan'/><author><name>Keren_Keren_banget</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16160024606886843457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21782346.post-113878357696703757</id><published>2006-02-01T00:44:00.000-08:00</published><updated>2006-02-01T02:32:46.776-08:00</updated><title type='text'>Atas Nama CiNta</title><content type='html'>Rasanya sudah lama kita bergaul dengan cinta. Sewaktu kita masih muda dulu, cinta dipahami dengan sederhana namun provokatif Bagi para pe-lakonnya, cinta adalah perpaduan antara perasaan untuk memiliki dan perasaan takut akan kehilangan seseorang yang dicintai. Cinta tipe ini merupakan cinta yang banyak dijual di kisah-kisah roman.&lt;br /&gt;Seiring waktu, kita menyentuh tataran yang lebih tinggi dari cinta. Yakni cinta kepada sesama insan. Merasakan kesulitan yang dialami orang lain dan berusaha memahami sesama adalah perwujudan cinta tipe ini. Slogan pintar-pintar merasa menjadi tonggaknya. Menjaga perasaan rekan dan kerabat, agar tidak terluka akibat sikap dan ucapan kita, adalah upaya untuk merajut cinta. &lt;br /&gt;Implementasi lainnya ialah ikut merasakan susah pada saat saudara kita terluka...dan ikut gembira pada saat saudara kita mendapat nikmat. &lt;br /&gt;Singkatnya, 'ber-bening hati' menjadi panglima dalam cinta jenis ini.&lt;br /&gt;Dewasa pun menjelang, kita merasakan kebutuhan untuk mendapatkan cinta Sang Penguasa jiwa. Kita butuh menyalurkan cinta makhluk kepada Sang Khalik. Cintanya seorang anak manusia kepada Allah, Sang Pencipta manusia.&lt;br /&gt;Sebagaimana layaknya cinta sepasang insan, cinta kepada Allah juga harus di bangun setiap saat. &lt;br /&gt;Dalam percintaan, memahami apa yg disukai sang kekasih adalah keharusan. Jika sang kekasih menyukai sesuatu, otomatis kita akan berusaha pula untuk menyukai kesukaannya&lt;/blockquote&gt; tersebut, walaupun awalnya kurang suka. Begitulah bangunan cinta dibina.&lt;br /&gt;Dalam menggapai cinta Ilahi, juga diperlukan pengetahuan apa-apa saja yg dicintai Allah dan hal-hal yang dilarang-Nya. &lt;br /&gt;Allah mencintai hamba-Nya yg mendekatkan diri kepada-Nya dengan ibadah wajib dan nafilah, maka kita pun bersegera mengerjakannya. Karena Allah mencintai makhluk-Nya yang sujud di keheningan malam, maka muslim pun menjemput qiyamullail. Ketika Ia membenci manusia yang sombong maka mukmin pun membumi dan ber-rendah hati. &lt;br /&gt;Dan di saat Sang Raja manusia menghendaki makhluk-Nya untuk saling mengasihi, berurailah tirai-tirai ke-aku-an dan insan pun saling mengangkat saudara.&lt;br /&gt;Agaknya, cinta kan tetap menjadi bahan renungan yang tak kunjung jenuh, materi diskusi yang selalu menarik dan sumber ilham yang tak kunjung redup. &lt;br /&gt;Sejarah mencatat, ulama sekaliber Ibnu Qayyim Al Jauziyyah pun merasa perlu untuk menulis kitab khusus tentang cinta (Taman Para Pecinta / Raudhah Al Muhibbin). Bahkan Pemikir-pemikir kontemporer harus menjual tema cinta agar buku-buku mereka dilirik anak muda. Tak terhitung film yang masuk box offices karena mengusung tema cinta. Dan entah berapa banyak seniman yang sudah dan akan mendendangkannya.&lt;br /&gt;Di taman mana pun anda sedang menanam benih cinta, &lt;br /&gt;teruslah menyiramnya, &lt;br /&gt;agar kelak pohonnya berbuah dan berbunga?&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;Ya Allah, aku memohon kepada-Mu untuk mencintai-Mu, &lt;br /&gt;mencintai siapa saja yang mencintai-Mu, &lt;br /&gt;serta perbuatan yang mengantarkan aku untuk mencintai-Mu (HR Tirmidzi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latf_al_fatih Aje Deh Nu Kasep Te@&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21782346-113878357696703757?l=mutiarasenja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasenja.blogspot.com/feeds/113878357696703757/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21782346&amp;postID=113878357696703757' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21782346/posts/default/113878357696703757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21782346/posts/default/113878357696703757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasenja.blogspot.com/2006/02/atas-nama-cinta.html' title='Atas Nama CiNta'/><author><name>Keren_Keren_banget</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16160024606886843457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21782346.post-113878327651986728</id><published>2006-02-01T00:11:00.000-08:00</published><updated>2006-02-01T02:32:33.830-08:00</updated><title type='text'>kelakar senja</title><content type='html'>dalam hidup memang sulit kita duga. kadang kita merasa bahagia, kadang diri kita merasa berdosa, kadang pula kita merasa sedih. kita sadar, memang semua itu hanya sementara tapi kita tidak menyadari kalau kita dipermainkan oleh dunia dan kita terlena oleh kerlipan dan indah dunia ini.&lt;br /&gt;aneh tapi nyata memang.&lt;br /&gt;selama ini aku pun menyadari kalau aku memang sedang dipermainkan oleh dunia tapi mengapa aku menikmatinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21782346-113878327651986728?l=mutiarasenja.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mutiarasenja.blogspot.com/feeds/113878327651986728/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21782346&amp;postID=113878327651986728' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21782346/posts/default/113878327651986728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21782346/posts/default/113878327651986728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mutiarasenja.blogspot.com/2006/02/kelakar-senja.html' title='kelakar senja'/><author><name>Keren_Keren_banget</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16160024606886843457</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
